Kader Tak Terpengaruh “Black Campaign” – PDIP Semarang

Minggu, Juni 22nd 2014. | Jawa Tengah, Peristiwa, Politik dan Hankam, Semarang

13- Kader Tak Terpengaruh Black Campaign - PDIP SemarangSemarang, jatenginfo.com – Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Jawa Tengah, meyakini "black campaign" yang kian marak belakangan ini tak terlalu memengaruhi pilihan para kader di wilayah tersebut. 

"Sejauh ini, kami melihat masyarakat di kota ini, khususnya kader tak terlalu terpengaruh 'black campaign'," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Sabtu.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengakui aksi kampanye gelap maupun kampanye negatif memang kian marak menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Menurut dia, "black campaign" maupun "negative campaign" sama-sama sebagai perbuatan yang tidak bertanggung jawab karena bertujuan memecah belah dengan cara memfitnah dan menjelek-jelekkan.

"Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader untuk mewaspadai aksi 'black campaign', namun tetap 'cooling down'," kata Hendi yang juga Wali Kota Semarang tersebut.

Ia menjelaskan sudah menggelar rapat koordinasi dengan kalangan pengurus untuk membahas berbagai hal berkaitan dengan Pilpres 2014, salah satunya mewaspadi kian maraknya "black campaign".

Selaku pengurus, pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh kader untuk melakukan kampanye yang baik dengan cara menyampaikan sesuatu yang positif berkaitan program Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Kampanye ya harus menyampaikan sesuatu yang positif, program-program. Kami bersyukur sejauh ini masyarakat Kota Semarang, khususnya kader cukup cerdas menyikapi 'black campaign'," katanya.

Ia mengakui memang ada yang berpendapat bahwa sosok yang dizalimi, misalnya melalui "black campaign" maupun "negative campaign" justru elektabilitasnya terdongkrak karena masyarakat bersimpati.

Namun, kata dia, pihaknya sebagai pengurus PDI Perjuangan tentunya berkewajiban melakukan "counter" dan meluruskan fakta jika ada "black campaign" yang ditujukan kepada pasangan Jokowi-JK.

"Sebagai pengurus, kami berkewajiban melakukan 'counter' jika ada fitnah atau 'black campaign' terhadap Mas Jokowi dan Pak JK. Harus kita luruskan kebenarannya, bukan menyerang balik," katanya.

Selain mewaspadai maraknya "black campaign", Hendi juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus untuk mempelajari seluruh regulasi yang ada berkaitan dengan pelaksanaan Pilpres 2014.

Share This:
JatengINFO.com
tags: , , , ,

Related For Kader Tak Terpengaruh “Black Campaign” – PDIP Semarang